Dalam penelitian itu dikemukakan 1. muatan sastra dalam silabus Kurikilum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) bahasa Indonesia di SMA, 2. materi sastra dalam buku ajar atau buku pelajaran yang digunakan guru sebagai sarana dan sumber pembelajaran, 3. kekurangan materi sastra dalam buku ajar yang digunakan guru dibandingkan dengan tuntutan silabus KTSP bahasa Indonesia di SMA.
Dalam penelitian itu dibahas masalah representasi yang tercipta di dalam Kesah Lelayaran Dhateng Pulo Papuwah. Representasi ini berhubungan dengan strategi menghadirkan identitas si pelaku perjalanan dan identitas yang dipandang oleh si pelaku perjalanan.
Penelitian iti memberi gambaran dan pemahaman secara menyeluruh tentang dinamika kantung-kantung sastra Yogyakarta, peran pemerintah DIY terhadap eksistensi kantung-kantung sastra tersebut, profil atau deskripsi dan kegiatan kantung-kantung sastra Indonesia di Yogyakarta.
Penyusunan antologi kajian sastra ini bertujuan mengumpulkan informasi mengenai berbagai persoalan dan pembicaraan perkembangan dan pengembangan sastra di Indonesia.
Penelitian ini bertujuan menginventarisasi dan mendeskripsikan geguritan tradisional, menganalisis struktur formal geguritan tradisional Jawa , mengungkapkan fungsi geguritan tradisional jawa dalam masyarakat.
Penelitian ini bertujuan menginventarisasi dan mendeskripsikan geguritan tradisional, menganalisis struktur forma geguritan tradisional tersebut, serta mengungkapkan fungsinya dalam masyarakat.
Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi dan situasi sistem pendukung drama Jawa modern tahun 1981 - 1997, disertai analisis strukturnya.
Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai cerita pendek Jawa pada masa Pendudukan Jepang.
Penelitian ini memcakup karya sastra (cerpen Jawa) yang terbit pada tahun 1981--1997 yang diterbitkan dalam bentuk antologi, khususnya yang diterbitkan di luar FKY di Yogyakarta.
Tujuan khusus penelitian ini ialah menjelaskan keadaan sastra Jawa modern, khususnya cerpen-cerpen yang diterbitkan dalam bentuk antologi pada tahun 1981--1997 berdasarkan tinjauan dari segi sosial dan formal.