Tulisan itu berisi sejarah ejaan bahasa Jawa dengan huruf latin yang penyusunannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan.
Buku tersebut merupakan pedoman ejaan yang disusun dengan berbagai perubahan atas pedoman lama yang sudah digunakan. Permasalahan yang dibahas adalah mengenai pemakaian aksara, pemakaian sandangan, penanda gugus konsonan, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur serapan.
Berisi pelajaran bahasa Jawa untuk siswa kelas empat sekolah dasar
Tulisan itu membahas perbandingan teknik penokohan antara prosa Jawa dan prosa Indonesia sebelum perang dengan tujuan untuk mengetahui secara jelas dan terperinci serta seluk-beluk mengenai perbedaan dan persamaan teknik penokohannya.
Buku ini merupakan makalah bahan kuliah bahasa Madura di Fakultas Sastra UGM dan diperbanyak oleh Keluarga Mahasiswa Sastra Nusantara UGM. Membahas seputar tata bahasa Madura dan hal-hal yang berhubungan.
Makalah itu berisi uraian atau penjelasan silsilah, biografi, dan karya-karyanya, seprti Kitab Sabdajati, Kitab Kalatida, Kitab Sabdapranata Ranggawarsita, Kitab Sabdatama, Kitab Jaka Lodhang, Cerita Prabu Watugunung, dan lain-lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan cerita yang menampilkan tokoh 'Dewi Sri', sehingga orang bisa memetik manfaat yang berguna bagi kehidupan nyata.
Kresna digambarkan sebagai tokoh seorang raja sekaligus anggota masyarakat yang ambek paramarta,ambek raja binathara, dan ambek pinamakita yang selalu mendahulukan sesuatu yang penting, berbudi luhur, dan berjiwa besar.
Penelitian itu membahas tentang pertumbuhan dan perkembangan sastra Jawa selama satu abad. Novel Jawa yang terbit sebelum merdeka mengulah masalah pendidikan pribadi dalam kehidupan sosial dan pendidikan di sekolah. Sedangkan novel yang tumbuh dan hidup pada zaman kemerdekaan sebagian besar membicarakan masalah cinta remaja, perkawinan, penyelewengan, dan masalah kehidupan sosial.