Buku ini berisi kumpulan geguritan, cerita cekak (cerpen), macapat, dan siteran karya para pengarang di Yogyakarta.
Dalam novel ini, penulis banyak bicra soal kultur Jawa lewat tokoh Iyem. Kadangkala, bahkan kenabian Iyem dalam mengungkapkan pola kultur yang satu ini begitu meledak-ledak. Sampai-sampai dia menyinggung soal konsep agama dan konsep sosial. Kenabian itu muncul di dalam pola kultur kepercayaan Jawa yang menyatu itu. Konsep sosial justru lebih ditonjolkan.""
Krinok merupakan salah satu tradisi lisan dari Provinsi Jambi
Masalah sintaksis bahasa Indonesia dalam siaran berita di TVRI dibahas dalam buku tersebut,
Kamus ini memuat istilah bidang pertanian beserta maknanya.
Pak Tumpa, mengurungkan pernikahannya dengan manik karena tidak tega mengetahui Tohir, yang mencinti Manik mati bunuh diri. Kemudian Pak Tumpa menikahkan Sugiri (sopirnya) dengan Manik dan dibekali warisan tanah dan kebun cengkeh.