Berisi kumpulan esai bahasa, sastra, dan budaya, hasil karya peserta lomba penulisan esai yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Yogyakarta. Lomba penulisan itu telah terpilih 10 buah naskah sebagai pemenang dari 90 buah naskah yang masuk. Dari sepuluh naskah yang terpilih sebagai pemenang, sebagian besar esai tersebut mengankat masalah kebahasaan.
Mini dan Dana ikut memanen padi di sawah. Mini membarter pecel dan bakmi. Dana membeli dawet satu mangkok. Pedagang dawet tidak mau menerima uang, hanya minta barter. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah Dana jadi membeli dawet?
Sawah milik Mbah Kakung diserang hama tikus. Mbah Kakung sedih sekali. Bapak yang mendengar hal itu, lalu datang kerumah Mbah Kakung. Ibu, Tini, dan Tono diajak. Mbah Kakung sudah tidak mau lagi menjadi petani. Selain karena merasa sudah tidak mampu, sekarang mencari pupuk susah. Bapak lalu membujuk supaya Kakek mau melanjutkan mengolah lahan pertanian miliknya. Tetapi, pemikiran Mbah Kakung ta…
Pohon gayam adalah pohon yang punya filosofi unik. Pohon gayamberarti bercita-cita, yaitu melambangkan manusia harus punya keinginanuntuk mencapai cita-cita keutamaan hidup. Buah gayam juga bisa dibuataneka makanan. Namun anak zaman seakarang takut mendekati pohongayam. Mereka termakan hoaks bahwa pohon gayam menjadi tempattinggal dedemit. Sebenarnya buah gayam adalah rumah duit, bukanrumah ded…
Susi, Mirna, dan Retno adalah teman sekelas. Ketiganya suka bunga dan kupu-kupu. Ketika mendapatkan tugas meneliti hewan, ketiga anak tersebut memilih kupu-kupu. Ketiga anak tersebut memutuskan meneliti kupu-kupu di lingkungan sekitar. Susi sedih ketika tanamannya rusak dimakan ulat. Retno kesal dan takut lalu ingin menggites ketika melihat ulat. Dia teringat ketika badannya gatal-gatal terkena…