tediri dari 170 judul makalah hasil dari Prosiding Seminar Internasional Riksa Bahasa XI
Buku ini merupakan kumpulan dari tulisan-tulisan sejumlah pakar sastra Indonesia yang membicarakan tentang pencarian jejak teori sastra, telaah sastra Nusantara, dari Kaba ke Novel, situasi kritik Sastra Indonesia sekarang, teori sastra dan fenomenanya, poetika Indonesia Modern sebgai pencerminan dan ekspresi masyarakat dan budaya, perkembangan unsur dan struktur puisi Indonesia, tiga lakon dar…
Buku ini berisi paparan pengalaman dari para pengarang terkenal seperti Sutan Takdir Alisyahbana, A.A. Navis, Nh. Dini. Ajib Rosidi, Putu Wijaya dkk.
Berisi 10 bab yaitu sebagai berikut: Ketentuan Umum; Jenis Surat; Sifat dan Derajat Surat; Pencantuman Alamat Surat; Kode Surat; Penandatanganan Surat, Penulisan, dan Pemakaian Singkatan; Cap Jabatan, dan Cap Dinas; Prosedur Pengurusan Surat; Sarana Persuratan; dan Tata Kearsipan.
Buku ini berisi kumpulan tulisan Subagio S tentang tanggapan penulis terhadap seni dan sastra Indonesia yang pernah dimuat di berbagai majalah dan harian surat kabar, antara lain: Atavisme di dalam Sajak, Perkembangan Seni Indonesia 1945 - 1960, Bakat Alam dan Intelektualisme, Sajak-Sajak Perlawanan Taufiq Ismail dan Angkatan 66, dll.
Tragedi Kartini, adalah tragedi sejarah sendiri, tragedi yang khas, di mana terdapat suatu kondisi jiwa dalam serbuan dan himpitan cita beragam-macam, yang juga menggambarkan tenaga bangsa yang menghasati kebebasan.
Buku ini berisi hasil alih aksara sastra lama yang berupa lagu yang ditembangkan. Lebih lanjut dalam buku itu isinya dijelaskan mengenai gender laras salendro, dan lain-lain
Serat Yadnya Susila merupakan karya sastra daerah Jawa, yang berasal dari Rekso Pustaka Mangkunagaran. Jalan cerita Yadnya Susila berawal dari Negeri Cina, Bangsa Jepang, Bangsa Hindu, Bangsa Arab, Bangsa Eropa, Bangsa Jawa dan lain sebagainya
Serat Pesindhen Badhaya ini berisi 10 naskah yang telah dialihaksarakan oleh Moelyono Sastronaryatmo ada delapan judul, sedangkan yang dua judul dialihaksarakan oleh Soekatmo. Berisi antara lain nyanyian durma 3 bait yang menceritakan perihal Jayengsekar berangkat dengan prajurit-prajuritnya.
Buku Serat Jatiswara ini merupakan hasil karya sastra daerah yang berbentuk tembang macapat yang mengisahkan mengenai Jatiswara. Pada awal tembang dimulai Dhandhanggula pada halaman 7, kemudia di awal kalimat diawali dengan / Kang sinawung ing sarkara niti/ wonten dhinapur saking hikayat.