Buku Langendriya Panji Wulung Pergi ke Majapahit ini berisi tentang ringkasan cerita prabu Panji Wulung, Raden Menak. Adapun judul-judulnya antara lain Prabu Panji Wulung utusan nglamar Dewi Sekati, Prabu Panji Wulung Gandrung-Gandrung, Utusan Majapahit angsal damel, dipun begal Raden Panji Kusuma dan lain sebagainya.
Babad Majapahit globalnya berisi cerita yang berawal dari putra Raja Majapahit Prabu Brawijaya yang bernama Kencanawungu dilamar beberapa pria namun belum ada yang diterima. Sepeninggal ayahandanya, Kencanawungu diangkat menjadi raja wanita di Majalengka dengan gelar Ratu Mas Dyah Kencanawungu. Cerita berakhir dengan kemakmuran, keamanan dan tentramnya negara Majapahit.
membahas bangunan candi dari periode Majapahit secara mendalam, terutama keistimewaan yang tiada pernah dijumpai pada candi-candi lainnya. keistimewaan tersebut berupa denah bangunan, relief, struktur bangunan, reperesentasi nafas agamanya, dan arca yang melengkapi candi.
Buku ini mengkaji sejarah yang menggabungkan kedua kajian yaitu sejarah islam di Majapahit dan sejarah Orang-orang Tionghoa di Majapahit.