Buku ini memaparkan nilai budaya dalam sastra daerah di Sumatra, yang meliputi Aceh, Jambi, Riau, dan sebagainya.
buku ini menguraikan berbagi hal di sekitar penilaian hasil pembelajaran untuk mata pelajaran bahasa maupun mata pelajaran yang lainnya .
Buku itu mengungkapkan kemampuan apresiasi kritik yang pada tatarannya tidak hanya sekedar menghayati karya sastra yang dibacanya tetapi juga sangat fasih mampu menjelaskan keterlibatan dirinya dalam karya sastra yang dibacanya tersebut.
Buku ini berisi tentang cerita calon Arang dari tulisan R. Wiradat, Refleksi nilai budaya jawa yang terkandungnya serta nilai ajaran dalam kehidupan masyarakat di masa sekarang
Dalam tulisan itu diungkapkan nilai-nilai budaya yang tercermin dalam karya sastra Jawa yang meliputi nilai religius, etika, dan sosial. Nilai -nilai budaya tersebut sulit ditarik garis batasnya, karena masing-masing nilai saling berkaitan erat.
Membahas karya-karya kritik sastra Indonesia di Yogyakarta khususnya yang telah dipublikasikan di jurnal Humaniora, Litera, Diksi, Gatra, Sintesis, Bahastra, dan Widyaparwa tahun 2000--2008. Lebih khusus lagi, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menginventarisasi berbagai hal yang berhubungan dengan dinamika dan orientasi kritik akademik yang muncul di dalam jurnal beserta kecenderunga…
Bertujuan mengetahui keberadaan kritik sastra Indonesia di Yogyakarta tahun 1981--2000. Lebih khusus lagi, penelitian ini bermaksud mendeskripsikan dan menginventarisasi berbagai hal yang berhubungan dengan jenis dan orientasi kritik sastra yang muncul dalam media-media massa cetak yang terbit di Yogyakarta beserta kecenderungan dominannya.
Dalam penelitian itu dideskripsikan dan diinventarisasi berbagai hal yang berhubungan dengan jenis dan orientasi kritik sastra yang muncul dalam media-media tersebut beserta kecenderungan dominannya. Di samping itu buku tersebut menyoroti seberapa besar peranan media-media massa cetak dalam konteks perkembangan sastra Indonesia di Yogyakarta.
Nilai budaya yang diungkapkan dalam penelitian itu merupakan nilai budaya yang terdapat dalam teks atau cerita fiksi sastra Jawa. Nilai budaya yang tertcatat menggambarkan adanya hubungan antara manusia dengan Tuhan, alam, lingkungan, manusia lain, dan dirinya sendiri. Di samping itu terdapat juga idiom-idiom nilai budaya yang merupakan ungkapan yang dapat dijadikan contoh untuk diikuti.
Nilai budaya yang diungkapkan dalam penelitian itu merupakan nilai budaya yang terdapat dalam teks atau cerita fiksi sastra Jawa. Nilai budaya yang tertcatat menggambarkan adanya hubungan antara manusia dengan Tuhan, alam, lingkungan, manusia lain, dan dirinya sendiri. Di samping itu terdapat juga idiom-idiom nilai budaya yang merupakan ungkapan yang dapat dijadikan contoh untuk diikuti.