Dhingklik Oglak-Aglik adalah suatu permainan di jawa yaitu dengan mengaitkan salah satu kakinya dengan kaki temannya dan dalam permainan ini melakukan lompatan harus serempak, kalau tidak serempak pasti semua yang ikut permainan ini akan jatuh. Permainan ini biasanya dilakukan lebih dari dua orang.
Buku ini menceritakan batik parang barong memiliki motif makna yang dalam dsn merupakan lambang dari kebijaksanaan yang memakai hanya Sri Sultan
Dalam penelitian itu dianalisis medan makna aktivitas mulut dalam bahasa Jawa yang meliputi: inventarisasi leksem-leksem, deskripsi kekontrasan leksem-leksem, konfigurasi dan subkonfigurasi leksem-leksem, dan sosialisasi kekontrasan leksem-leksem bahasa Jawa.
Dalam penelitian itu dideskripsikan leksem-leksem yang bermakna alat pertukangan yang mempunyai fungsi dan kemiripan makna dalam bahasa Jawa.
Penelitian itu mengkaji deskripsi struktur, fungsi dan bagian-bagian dalam karya tulis ilmiah siswa serta jenis-jenis pendiskripsiannya berdasarkan kriteria pengguna
Dalam penelitian yang berjudul Pengusaha Kuliner di Kota Yogyakarta terhadap Bahasa Indonesia ini dideskripsikan sikap bahasa pengusaha kuliner di Kota Yogyakarta terhadap pemakain bahasa Indonesia.
Mendeskripsikan prinsip-prinsip kesantunan berbahasa yang dipatuhi dan dilanggar pada wacana "Surat Ananda" di majalah Ummi.
Penelitian itu diuraikan menanamkan kesadaran dan meningkatkan pemaaman masyarakat dan pemerintah daerah provinsi DIY terhadap kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing.
Objek kajian dalam penelitian ini adalah leksem nomina berkonsep 'tempat' yang terbuat dari tanah liat dalam bahasa Jawa yang tergolong leksikon aktif.