Penelitian iti memberi gambaran dan pemahaman secara menyeluruh tentang dinamika kantung-kantung sastra Yogyakarta, peran pemerintah DIY terhadap eksistensi kantung-kantung sastra tersebut, profil atau deskripsi dan kegiatan kantung-kantung sastra Indonesia di Yogyakarta.
Buku itu mengungkapkan dan menentukan batas-batas yang dianggap penting dalam penciptaan karya sastra. Yang paling dekat dengan penciptaan karya sastra adalah pengarang, penerbit, pembaca,dan tanggapan/kritik. Komunikasi antarelemen sistem sastra pada periode kemerdekaan secara implisit menggambarkan perjuangn lembga-lembaga atau perseorangan yang dicatat didalamnya selma harus berkomunikasi de…
Buku tersebut mengungkapkan bentuk keindahan yang tertuang dalam struktur teks sastra (n0vel) Jawa modern dan melihat pergeseran nilai estetika yang terjadi pada setiap periode. Adapun tujuan praktisnya adalah agar penelitian tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan membuat deskripsi lengkap dan menyeluruh mengenai estetika sastra Jawa.
Membahas mengenai roman picisa sastra Jawa, kedudukan dan perkembangan dalam sejarah sastra Jawa. . Ekapisme merupakan sebuah keadaan atau sikap memasuki alam khayal hiburan untuk melupakan kenyataan yang tidak menggembirakan.
Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan sebagian dari kebudayaan Jawa yang tercermin dalam karya sastra Jawa klasik, khususnya tentang erotisme. Sastra Jawa klasik yang diteliti yaitu sastra babad, sastra wulang, sastra suluk, sastra pewayangan, dan cerita roman.
Penilitian ini tidak membahas pemakaian bahasa pada keseluruhan periode tersebut, tetapi hanya akan membahas pemakaian bahasa Jawa dalam karya sastra yang dimulai pada periode terakhir dari periodesasi tersebut (periode awal).
Dalam penelitian ini dikemukakan hubungan ideologi dan pandangan estetika para penyair kelahiran Yogyakarta, khususnya penyair yang sudah aktif pada periode pemerintahan I Negara RI.
Buku ini berisi kumpulan puisi karya para pengarang Yogyakarta, dari tahun 1945 - 2000 (Abdul Aziz Sukarno -- Zaenal Arifin Thoha).
Penelitian bertujuan mendeskripsikan biografi pengarang sastra Jawa modern prakemerdekaan; yaitu tentang identitas pengarang, latar belakang keluarga, pendidikan, pekerjaan, kepengarangannya, visi kepengarangannya, serta tanggapan orang lain terhadap pengarang dan karyanya.
Penelitian itu membahas masalah wanita dalam novel Jawa tahun 1990-an. Adapun masalah yang dibahas ada lima aspek, yaitu aspek pendidikan, status sosial, kedudukan dalam keluarga, peran dalam masyarakat, dan latar budaya yang mendasari watak dan perilaku wanita tersebut.