Berisi tentang ajaran batin (mental) yang sangat besar manfaatnya bagi masyarakat bangsa kita pada masa ini.
Danar bingung menghadapi masalah hidupnya. Bapak dan ibunya mengalami kecelakaan. Bapaknya masih harus menggunakan kruk penyangga saat berjalan. Tangan ibunya masih harus digendong. Semua itu menyebabkan kebun salaknya tidak ada yang merawat. Danar khawatir kalau keadaannya seperti itu terus. Bagaimana kalau pohon salaknya tidak berbuah banyak, tidak bisa panen, lalu tidak punya uang untuk mend…
Sawah milik Mbah Kakung diserang hama tikus. Mbah Kakung sedih sekali. Bapak yang mendengar hal itu, lalu datang kerumah Mbah Kakung. Ibu, Tini, dan Tono diajak. Mbah Kakung sudah tidak mau lagi menjadi petani. Selain karena merasa sudah tidak mampu, sekarang mencari pupuk susah. Bapak lalu membujuk supaya Kakek mau melanjutkan mengolah lahan pertanian miliknya. Tetapi, pemikiran Mbah Kakung ta…
Salim belum menyelesaikan tugas menulis cerita. Salim akan menulis tentang pekerjaan. Temannya, Beno, membantu Salim agar bisa menyelesaikan tugasnya. Namun, Salim masih belum bisa. Salim harus memilih satu dari sekian jenis pekerjaan yang ada. Salim teringat akan bapaknya, Pak Burhan, yang bekerja sebagai wartawan. Selanjutnya, apa yang dilakukan Salim agar dapat menyelesaikan tugasnya?
Wah! Aji diajak Mbah Karto membuat keris. Ternyata bagian-bagian keris itu ada banyak, lho. Apa saja bagian-bagian keris itu? Ayo, ikuti pengalaman Aji belajar tentang keris bersama Mbah Karto!
Siapakah yang tiap pagi makan nasi? Dari manakah asalnya nasi itu? Dalam cerita ini, teman-teman diajak dolan bersama Menthik. Teman-teman akan diberi tahu tempat tinggal Menthik yang indah. Teman-teman juga diberitahu apa saja yang dilakukan Menthik setiap hari.
Terdapat delapan tema yang dikupas dalam buku ini, yakni kepemimpinan Sultan HB X, suksesi dan keraton, keistimewaan Yogyakarta dan pemerintahan Provinsi DIY, serta relasi keindonesiaan global dan pluralisme. Ada pula tema tradisi budaya dan lingkungan hidup, peran Sultan HB X dalam Reformasi 1998, ekonomi kreatif DIY, serta perempuan dan keadilan gender.
Tita ingin menjolok sawo. Tita minta tolong kepada bapaknya. Tita ingin berbagi. Ternyata biji buah sawo juga bisa digunakan untuk mainan. Disebut apakah mainan tersebut? Penasaran? Ayo, baca buku ini sampai selesai!