Naskahdrama Jawa modern tahun 1966--1980 hanya sedikit Sejak tahun 1965 naskah drama yang digemari masyarakat adalah naskah drama yang telah diproduksi dalam media elektronik. Hal itu didukung oleh RRI yang sejak tahun 1939 menyajikan siaran kesenian dengan mempergunakan bahasa Jawa.
Penelitian ini membahas masalah sistem pengarang dan kepengarangan sastra Jawa modern periode 1966-1980, meliputi riwayat hidup pengarang, hal ikhwal pengarang, dan hasil karangan dalam dunia sastra Jawa modern.
Bertujuan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai religiusitas dalam sastra (novel) Jawa modern yang terbit dalam rentang waktu tahun 1920--1945. Dengan membahas religiusitas sebagai suatu sikap keberagaman dalam karya-karya itu diharapkan akan diperoleh gambaran objektif tentang religiusitas atau kadar penghayatan keberagamaan manusia yang ada dalam sastra Jawa modern beserta beberapa ke…
Bertujuan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai religiusitas dalam sastra (novel) Jawa modern yang terbit dalam rentang waktu tahun 1920--1945. Dengan membahas religiusitas sebagai suatu sikap keberagaman dalam karya-karya itu diharapkan akan diperoleh gambaran objektif tentang religiusitas atau kadar penghayatan keberagamaan manusia yang ada dalam sastra Jawa modern beserta beberapa ke…
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi lengkap tentang pengarang Soebagijo I.N. Karya-karyanya yang menarik dihasilkan pada masa penjajahan Jepang umumnya membicarakan masalah kebangsaan. Lewat karya-karyanya, Soebagijo I.N. berani menyisipkan semangat perjuangan dan menyebarkan rasa nasionalisme melalui media propaganda Jepang sehingga karya-karyanya berhasil lolos sensor dan terp…
Penelitian itu berisi mengenai kegiatan di Kasultanan Yogayakarta secara terus menerus sejak pemerintahan Hamengkubuwono I--Hamengkubuwono IX. Kegiatan tersebut menghasilkan berbagai jenis naskah yang tersimpan diberbagai tempat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Dalam buku itu dijelaskan gaya bahasa dalam kaitannya dengan hakikat bahasa sebagai majas; bahasa sebagai ilmu yang meliputi ketiga genre utama sastra, yaitu prosa, puisi, dan drama; dan stilistika sebagai jembatan antara puitika bahasa dan dadtra.
Penelitian ini bertujuan menggali jenis-jenis cerita rakyat Jawa yang muncul dalam bentuk tertulis dalam majalah berbahasa Jawa (Panyebar Semangat, Jaya Baya, Mekar Sari, dan Djaka Lodang).
Dalam antologi itu didokumentasikan kumpulan cerita pendek Jawa di Yogyakarta dengan tujuan untuk melestarikannya sebagai pendukung dunia ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kesusastraan Jawa.
Dari segi kebahasaan, penelitian itu membahas mengenai aspek struktur dan semantik peribahasa Jawa. Sedangkan dari segi kesastraan dilakukan pengamatan yang menyangkut rasa keindahan bahasa (stilistika) yang tercermin melalui bentuk peribahasa.