Nilai budaya yang diungkapkan dalam penelitian itu merupakan nilai budaya yang terdapat dalam teks atau cerita fiksi sastra Jawa. Nilai budaya yang tertcatat menggambarkan adanya hubungan antara manusia dengan Tuhan, alam, lingkungan, manusia lain, dan dirinya sendiri. Di samping itu terdapat juga idiom-idiom nilai budaya yang merupakan ungkapan yang dapat dijadikan contoh untuk diikuti.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kelahiran, penyusunan, fungsi serta makna (fiktif, simbolis, dan filsafati) dari ha-na-ca-ra-ka.
Buku panduan ini merupakan tulisan sderhana yang dipersembahkan kepada guru dan dosen atau para calon penulis pemula sebagai langkah awal. Perpaduan antara teori dan praktik menyinerjikan penglaman dan pengilmuan sehingga dapat memperkuat profesionalitas seseorang di bidang kepenulisan.
Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan sebagian dari kebudayaan Jawa yang tercermin dalam karya sastra Jawa klasik, khususnya tentang erotisme. Sastra Jawa klasik yang diteliti yaitu sastra babad, sastra wulang, sastra suluk, sastra pewayangan, dan cerita roman.
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan mengenai bahasa Jawa di dalam media massa cetak, terutama pada topik yang diliput. tipe wacana dalam media massa cetak, keunikan kebahasaan dalam media massa cetak, serta pendapat masyarakat tentang arah perkembangan media massa cetak bahasa Jawa dan bahasa Jawa di dalam media massa cetak.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan perilaku sintaksis kategori nomina, pronomina, dan numeralia dalam bahasa Jawa.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan perilaku sintaksis kategori nomina, pronomina, dan numeralia dalam bahasa Jawa.
Beruisikan tentang panduan yang harus di ikuti supaya bisa menulis dengan mudah dan baik bagi seorang guru maupuun yang lainnya.
Dalam penelitian ini dikemukakan hubungan ideologi dan pandangan estetika para penyair kelahiran Yogyakarta, khususnya penyair yang sudah aktif pada periode pemerintahan I Negara RI.
Buku ini berisi kumpulan puisi karya para pengarang Yogyakarta, dari tahun 1945 - 2000 (Abdul Aziz Sukarno -- Zaenal Arifin Thoha).