Bima dan teman-temannya, yaitu Arga, Dhika, dan Barja bersama- sama membuat layang-layang di rumah Pak Bekti. Bima senang sekali bisa membuat layang-layang bersama teman-teman. Layang-layang Bima sedikit demi sedikit bisa terbang. Makin lama makin tinggi. Begitu juga layang-layang Arga dan Barja. Layang-layang Dhika belum bisa terbang.Sesudah diajari Bima, Dhika mencoba lagi, tetapi masih belum…
Salim belum menyelesaikan tugas menulis cerita. Salim akan menulis tentang pekerjaan. Temannya, Beno, membantu Salim agar bisa menyelesaikan tugasnya. Namun, Salim masih belum bisa. Salim harus memilih satu dari sekian jenis pekerjaan yang ada. Salim teringat akan bapaknya, Pak Burhan, yang bekerja sebagai wartawan. Selanjutnya, apa yang dilakukan Salim agar dapat menyelesaikan tugasnya?
Pohon Kepel di Kebun Raja terkenal sampai ke mancanegara. Banyak raja dari kerajaan lain ingin mengetahui dan melihat Pohon Kepel. Pohon Kepel menjadi ciri khas tanaman di Kerajaan Ayogya. Seperti apa wujud Pohon Kepel itu sehingga sang Prabu Kartawijaya dan Putri Sekar Wangi sangat menyayanginya? Ayo, kita baca cerita ini!
Setiap selapan sekali pada Sabtu Legi, Mbah Putri membuat bancakan. Bancaan dibuat untuk memperingati weton Adi dan Santi. Adi dan Santi selalu membagikan bancakan kepada teman-temannya. Saat teman-teman berjalan pulang, tidak sengaja sepeda Yudi menyerempet Wulan. Bancakan Wulan tumpah. Bagaimana kelanjutan ceritanya?
Ratih, Pak Parto, dan Bu Sayem tinggal di rumah sederhana. Ratih mempunyai ide untuk memanfaatkan kebun belakang rumah sebagai tempat menanam pohon pepaya. Bapaknya pun setuju. Dengan penuh rasa kasih sayang, keluarga Pak Parto merawat pohon pepaya. Empat pohon pepaya di kebun belakang berbunga. Puji syukur kepada Tuhan, bunga pepaya sudah menjadi buah pepaya. Ratih menghitung pepaya yang bisa …
Siang hari waktunya bermain. Namun, karena ponsel, suasana yang seharusnya ceria berubah menjadi tangisan. Dapatkah ranting-ranting yang berserakan di tanah itu menjadikan anak-anak kembali senang?
Sekarang pukul berapa? Bayu berulang kali melihat jam. Bayu juga berulang kali bertanya kepada Bapak, kapan akan berangkat. Kelihatannya Bayu sudah tidak sabar. Bayu dan Bapak mau berangkat ke mana, ya? Ayo belajar jam dengan mengikuti perjalanan Bayu dan Bapak.
Bagas sering diminta Ibu untuk rajin membantu menyapu halaman di dekat kamarnya agar menjadi bersih. Akan tetapi, perintah Ibu tidak pernah dilaksanakan Bagas. Ketika turun hujan deras, apa yang dikhawatirkan ibunya menjadi kenyataan. Halaman penuh dengan air hujan dan menyebabkan banjir. Pelan-pelan air hujan memasuki kamar Bagas. Lalu, apa yang dilakukan Bagas ketika mengetahui keadaan terse…
Bacaan dengan judul “Mengunjungi Tempat Keramat Pinggir Telaga Ngomang”, menceritakan Aksa, Udin mengikuti kerja bakti membersihkan beringin keramat. Rani justru takut tidak berani ikut bersih-bersih, karena tempat itu dianggap angker. Setelah mendapat keterangan dari Mbah Karsama, Rani menjadi berani. Justru ingin melihat tempat keramat lainnya yang berada di pinggir Telaga Ngomang. Pen…
Buku ini Menceritakan makanan Jadah Rusuh yaitu makanan yang dibuat dari beras ketan yang dicampur bahan lain antaranya jawawut, cantel, kacang tolo, kacang gude, kedelai hitam, jali. Makanan ini dibuat saat ada upacara adat mitoni (peringatan kandungan usia 7 bulan)