Buku ini membahas tentang kosakata bahasa Indonesia.Di dalamnya membahas tentang ujian sebagai pengajaran, petunjuk konteks, sinonim, antonim, homonim dalam pengembangan kosakata, asal usul kata, afiksasi, akar kata, ucapan dan ejaan, semantik, majas, peribahasa, sastra, menggunakan kamus dan kata.
Penelitian bertujuan mengungkapkan sistem morfologis bahasa Kolo, di Bali.
Penelitian bertujuan memperoleh deskripsi yang lengkap tentang sistem morfologi nomina bahasa Wolio.
Buku ini adalah hasil penelitian tentang ketidaktepatan penggunaan ejaan, bentuk dan pilihan kata, kalimat dan paragraf bahasa Indonesia, oleh pendeta-pendeta gereja kristen Jawa Sinode Jawa Tengah.
Buku itu awalnya merupakan disertasi, yang membahas morfologi dialek Jakarta antara lain mengenai morfofonemik, afiksasi, reduplikasi, dan lain-lain yang dilampiri dengan daftar kata dialek Jakarta dan contohy afiksasi derivatif dan paradigmatis.
Deskripsi yang dikemukakan berprinsip bahwa proses morfologi selalu mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk dan dapat diikuti oleh perubahan arti atau fungsi, baik fungsi gramatikal maupun fungsi sintaksis.
Mendeskripsikan pembentukan kata dan pemilihan kata , dirinci menjadi tiga hal yaitu jenis afik dan macam kategori bentuk dasar yang dilekati berdasarkan kaidah morfologi, inventarisasi bentukan kata dalam bahasa Jawa, pemaparan kaidah pemilihan kata dalam bahasa Jawa atas dasar kebenaran, ketepatan, dan kelaziman.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara lengkap tentang bentuk, fungsi, dan makna afiks -i dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jawa, kemudian diperbandingkan.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan afiks penanda pelaku, alat, sebab, dan tempat dalam bahasa Jawa dan jawa kuna.
Nomina jamak dapat dibedakan menjadi dua yaitu nomina jamak terbilang dan nomina jamak takterbilang.