Babad Majapahitglobalnya berisi cerita yang berawal dari putra Raja Majapahit Prabu Brawijaya yang bernama Kencanawungu dilamar beberapa pria namun belum ada yang diterima. Sepeninggal ayahandanya, Kencanawungu diangkat menjadi raja wanita di Majalengka dengan gelar Ratu Mas Dyah Kencanawungu. Cerita berakhir dengan kemakmuran, keamanan dan tentramnya negara Majapahit.
Babad Majapahit globalnya berisi cerita yang berawal dari putra Raja Majapahit Prabu Brawijaya yang bernama Kencanawungu dilamar beberapa pria namun belum ada yang diterima. Sepeninggal ayahandanya, Kencanawungu diangkat menjadi raja wanita di Majalengka dengan gelar Ratu Mas Dyah Kencanawungu. Cerita berakhir dengan kemakmuran, keamanan dan tentramnya negara Majapahit.
Babad Majapahit globalnya berisi cerita yang berawal dari putra Raja Majapahit Prabu Brawijaya yang bernama Kencanawungu dilamar beberapa pria namun belum ada yang diterima. Sepeninggal ayahandanya, Kencanawungu diangkat menjadi raja wanita di Majalengka dengan gelar Ratu Mas Dyah Kencanawungu. Cerita berakhir dengan kemakmuran, keamanan dan tentramnya negara Majapahit.
Isi buku tentang frekuensi pemakaian alat kohesi dalam karangan siswa SLTP kelas III di DKI Jakarta dan pemahaman siswa SLTP kelas III DKI Jakarta terhadap wacana bahasa Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gejala interferensi dan penggunaan undha usuk pada bahasa khotbah di GKJW Tulungagung.""
Mendiskripsikan tentang bentuk kalimat berdasarkan fungsi komunikatifnya dan jenis tindak tutur dalam ranah kemasyarakatan.
Penelitian tersebut bertujuan untuk mengembangkan ragam bahasa Indobesia, khususnya ragam bahasa tulis ilmu pengetahuan dan teknologi.Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai hal itu ialah meneliti paralelisme bentuk dan paralelisme makna kalimat yang terdapat dalam ragam bahasa itu.
Dideskripsikan tipe-tipe konstruksi frasa dengan kata yang, penentuan kategori suatu kata yang berkemungkinan menjadi frasa dengan penambahan frasa yang, dan kemungkinan frasa dengan kata yang dapat mengikuti konstruksi klausa.