Bima dan teman-temannya, yaitu Arga, Dhika, dan Barja bersama- sama membuat layang-layang di rumah Pak Bekti. Bima senang sekali bisa membuat layang-layang bersama teman-teman. Layang-layang Bima sedikit demi sedikit bisa terbang. Makin lama makin tinggi. Begitu juga layang-layang Arga dan Barja. Layang-layang Dhika belum bisa terbang.Sesudah diajari Bima, Dhika mencoba lagi, tetapi masih belum…
Bayu, Galang, dan Galih bermain layangan di lapangan, bertanding dengan layangan lainnya. Tak disangka, layangan itu putus dan melayang tertiup angin, lalu dikejar. Layangan itu tersangkut di ranting pohon lamtoro yang ada di pekarangan salah satu rumah. Yang menunggu rumah itu terkenal aneh dan menyeramkan. Namanya Mbah Jenggot. Ketiganya nekat masuk ke pekarangan rumah itu. Alangkah terkejut …
Arjuna adalah anak terkenal baik hati. Dia memiliki banyak teman, di antaranya Bayu dan Edi. Sore ini, memenangkan pertandingan gobak sodor. Edi pandai dalam bidang olahraga, sedangkan Bayu tidak. Bayu berolahraga mengelilingi alun-alyn agar menang di pertandingan selanjutnya..
Buku ini menceritakan Larasati yang gemar menari dan waktu itu Larasati ngobrol sama Eyangnya dan saudaranya tentang tari bedhaya, Larasati tertidur dan bermimpi dirinya ditarik oleh salah satu penari bedhaya untuk ikut menari
Buku ini menceritakan benda sebuah bedug bernama Dhugdhug, benda ini dibunyikan sebagai tanda waktu dan biasanya ditempatkan di langgar atau masjid