Buku ini menceritakan sekelompok anak sedang bermain yaitu Tono, Wawan, dan Adhit menggfembala domba bersama-sama. mereka bermain bentik selama menunggu domba-domba mereka. Mereka bermain gembira. Namun tiba-tiba salah satu domba menanduk mereka untunglah Bapak Tono datang bisa memegang dadung yang mengikat domba tewrsebut, kemudian do,ba diikat di pohon turi. mereka bermain kembali.
Salsa, Yona, dan Okta pergi ke rumah Satria . Setelah mereka tiba di rumah Satria kemudian bermusyawarah mengenai tugas sekolah, mereka menyusun kebutuhan kebutuhan untuk membuat wayang sampah plastik.
Rata-rata cerpen yang ditulis jayadi Kastro Kastari memang memiliki karakter kesederhanaan bertutur dengan teknik sangat realis. Tema yang diangkat dalam cerpen Jayadi hampir seluruhnya berisi hal-hal remeh, kecil, yang biasanya terlewatkan oleh penulis kekinian--para penulis yang lebih suka mengangkat ide-ide besar dalam karyanya.
Arjuna adalah anak terkenal baik hati. Dia memiliki banyak teman, di antaranya Bayu dan Edi. Sore ini, memenangkan pertandingan gobak sodor. Edi pandai dalam bidang olahraga, sedangkan Bayu tidak. Bayu berolahraga mengelilingi alun-alyn agar menang di pertandingan selanjutnya..
Buku ini menceritakan Ranti dan Rinto adalah anak kembar berusia 12 tahun. Ranti yang lincah dan suka berolahraga memiliki masalah bau badan. Rinto dapat informasi buah penghilang bau badan, Rinto menyarankan Ranti makan buah tersebut. Tapi buah itu sulit ditemukan dan buah langka, hanya di liingkungan kraton dan orang-orang terpandang yang boleh menanam pohon itu..
Buku ini menceritakan persahabatan antara Sujana, Sueryadi, dan Arya yang sebenarnya masih ata pertalian saudara. mulai terganggu Ketika orang tua Suryadi , Pak Praba yang bekrjasama dengan orang dari luar negeri berniat medirikan pabrik dan membutuhkan tanah yang luas. Pak Braba mengincar tanah milik kakeknya Arya yang sebgai tempat tinggal dan tempat usaha kerajinan keris.. Dan Mbah Hadi deng…
Buku ini menceritakan kenapa cucunya Bu Umi diberi nama Usar Tettahu ternyata dulu Bu Umi adalah pengusaha Tempe dan Tahu yang sangat berhasil tapi mengalami kebangkrutan.
Dusun Munggur saat ini sedang mengalami kekeringan yang mengakibatkan kekurangan pangan. Aji, seekor burung kutut, memcari makanan sampai ke Kabupaten Gunung KIdul. Tidak sengaja bertemu perkutut tua yang sedang memanen sorgum. Perkutut tua pun menawarkan Aji untuk memcicipi hasil panen sorgum. Aji lalu membawa biji rumput hermada untuk di tanam di Dusun Munggur.
Buku ini menceritakan seorang anak dari keluarga yang kurang mampu namanya Udin, dia sangat pandai dan jujur. Pak Darman punya keinginan untuk mengadopsi dan menyekolahkan Udin sampai lulus .. Beberapa tahun kemudian Udin telah lulus dan udiun ingin mengubah perekonomian warga desa dengan mengolah kedelai menjadi tempe.