Buku ini menceritakan adat Desa Pulutan di Gunung Kidul yang melakukan tradisi secara turun temurun yaitu upacara Gumbrengan , upacara ini diadakan sebagi bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan warga berharap hewan ternak tetap sehat, hasil pertanian melimpah.. Dalam upacara ini ada sajiannya seperti aneka jenis ketupat, jadah, jenang, bekatul, dan lepet.
Buku ini menceritakan Piter ialah anak SD yang mencintai seni budaya wayang. Piter sering bermain wayang menggunakan dedaunan bersama teman-temannya. Suatu hari, Piter di ajak Teguh untuk melihat dan membuat wayang. Piter terkesan dan kagum melihat gambar wayang milik Teguh. Kemudian Piter dsan Teguh membuat wayang dari gambarannya Teguh. Suatu hari piter diajak orang tuanya ke rumah seorang da…
Darma masih duduk di Sekolah Dasar, Ia sangat cerdas dan sering membantu ayahnya bekerja sebagai tukang bangunan. Suatu saat Darma mendapat pengalamaan mengembara di hutan angker. Ia dapat mengetahui orang-orang masa lalu mengerjakan bangunan yang indah. Teknik dan arsitektur yang di gunakan, melalui pengembaraannya Ia dapat mengetahui sejarah dari Alas Mentaok hingga siapa arsitek Kraton Yogya…
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.
Buku ini menceritakan saat liburan sekolah Hanan berkunjung kerumah Kakek , Hanan senang sekali karena Hanan diajari berbagai macam mainan tradisional. Tidak lupa hanan belajar membuat wayang .
Buku ini menceritakan kekecewaan Isa karena batal untuk berlibur ke Yogyakarta disebabkan Gunung Merapi berada pada level awas.
Buku ini menceritakan pada Minggu pagi Dini diajak ayahnya berjalan-jalan ke Godean, mereka berdua ke rumah pakdenya yang kebetulan membuka usaha membuat genting dan membuat batu bata. Kemudian Pakde Supri menjelaskan bagaimana cara membuat batu bata sampe cara pembakarannya,
Buku ini menjelaskan jmembuat elantah minyak (bekas minyak untuk menggoreng) bisa dibuat sabun
Buku ini menceritakan melestarikan budaya jawa yaitu wayang, di buku ini diceritakan anak-anak sangat antusias untuk belajar cara membuat wayang kepada Mbah Wasis yang pandai membuat wayang.
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.