Perpustakaan Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pengunjung
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Ketersediaan
  • Lampiran
  • Tipe Koleksi
    Lihat Lebih Banyak
  • Format Fisik Dokumen
    Lihat Lebih Banyak
  • Lokasi
  • Bahasa
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 25024 dari pencarian Anda melalui kata kunci:
Hal. Awal Sebelumnya 26 27 28 29 30 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Mbangun joglo = Membangun joglo
Komentar Bagikan
Wahyu Sekar SariEdy SetiyantoThomas Amara ListuNoviani LestariAgita Yuri

Ini cerita dua orang anak bernama Satrio dan Bella. Bella mendapat tugas dari gurunya, Bu Arum, untuk menjelaskan tentang kebudayaan Jawa. Bella bingung karena ia murid pindahan dari Jakarta. Bella juga tidak bisa bahasa Jawa. Karena hendak menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, Bella meminta tolong kepada Satrio. Eh, lo, Satrio justru mengajak Bella membangun joglo. Anak kecil membangun jog…

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-623-388-744-1
Deskripsi Fisik
ii, 22 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Yur M
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Ngundha layangan = Bermain layang-layang
Komentar Bagikan
Margareth Widhy PratiwiWuri RohayatiThomas Amara ListuDoni Dwi HartantoAddin Permata Negara

Bayu, Galang, dan Galih bermain layangan di lapangan, bertanding dengan layangan lainnya. Tak disangka, layangan itu putus dan melayang tertiup angin, lalu dikejar. Layangan itu tersangkut di ranting pohon lamtoro yang ada di pekarangan salah satu rumah. Yang menunggu rumah itu terkenal aneh dan menyeramkan. Namanya Mbah Jenggot. Ketiganya nekat masuk ke pekarangan rumah itu. Alangkah terkejut …

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-623-388-747-2
Deskripsi Fisik
ii, 22 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Pra N
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Ngungak reksan = Mengunjungi tempat keramat
Komentar Bagikan
NuryatiSuprihatinDini Sabrina AwanisSiti Nurhilmi NihayatiRudi Wiratama

Bacaan dengan judul “Mengunjungi Tempat Keramat”, menceritakan Aksa, Udin mengikuti kerja bakti membersihkan beringin keramat. Rani justru takut tidak berani ikut bersih-bersih, karena tempat itu dianggap angker. Setelah mendapat keterangan dari Mbah Karsama, Rani menjadi berani. Justru ingin melihat tempat keramat lainnya yang berada dipinggir Telaga Ngomang. Penjelasan apa yang membuat be…

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-602-358-908-1
Deskripsi Fisik
ii, 18 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Sup N
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Perang Madali
Komentar Bagikan
Nur Ramadhoni SetyaningsihEtik RatnaningsihAvi MeliawatiAddin NegaraP. Gandhi Nugroho

Madali sedih hatinya karena tidak punya teman bermain. Kakek mengajak Madali bermain permainan tradisional, yaitu betengan. Anak-anak laki-laki ingin ikut bermain betengan. Semua merasa senang bermain betengan. Mereka berpura-pura seperti berada pada zaman peperangan melawan Jepang. Kelompok Madali yakin bisa menang. Tetapi, lawan mereka juga garang. Kira-kira siapa yang menang?

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-602-358-916-6
Deskripsi Fisik
ii, 17 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Rat P
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Plesir ing Pesisir = Wisata ke pantai
Komentar Bagikan
Wuroidatil HamroSuciati Ardini PangastutiHeru Aji JaladaraAvi MeilawatiYogalih Sangaulia Prihambada, S.Pd.

Di penghujung liburan sekolah, Aan, Sinta, dan Malya pergi berlibur ke Pesisir Nguyahan, Gunungkidul. Aan langsung terpesona memandang pesisir tersebut. Pasirnya halus, airnya sangat jernih bagaikan kaca. Ketiga anak tersebut kemudian berjalan di sepanjang pesisir. Mereka berniat ingin mencari tempat yang teduh untuk membuat istana pasir. Akan tetapi ketika mereka melihat kepiting-kepiting keci…

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-634-00-0403-8
Deskripsi Fisik
ii, 18 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Pan P
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Sapari
Komentar Bagikan
SumadiMulyantoHayu Avang DarmawanHariati Nur KhasanahErma Rusfikasari

Dodik anak yang pandai dan senang menolong. Ia melihat bapaknya yang sudah tuakesusahan merontokan padi hasil panennya. Dodik kemudian berpikir bagaimana caramembantu meringankan pekerjaan bapaknya.Ketika duduk di gubuk sawah bersama Anto, Dodik melihat burung yang sedang makanpadi. Burung itu menggunakan paruhnya untuk memisahkan isi padi dan kulitnya secaragampang dan cepat. Kemudian Dodik ti…

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-623-388-895-0
Deskripsi Fisik
ii, 16 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Rus S
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Sepatu kanggo Jono = Sepatu untuk Jono
Komentar Bagikan
Veronica W.NuryatiWiwin Erni Siti NurlinaErwan HersisusantoSalimah

Sepatu untuk Jono, sebuah cerita untuk anak yang mengungkapkan perhatian dan rasa sayang guru terhadap salah satu muridnya yang sedang berkekurangan. Bu Sita merasa kasihan melihat Jono yang sedih karena sepatunya jebol. Bu Sita memberikan sepatu bekas Bagas, supaya bisa dipakai untuk sementara waktu. Bagaimana cerita selanjutnya, sepatunya cukup atau tidak, ya?

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-634-00-0380-2
Deskripsi Fisik
ii, 16 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Sal S
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Tlekeman = Wadah
Komentar Bagikan
Aji PrasetyoDwi AstutiSiti AminahSiti MulyaniFransisca Tjandrasih Adji

Anung terbiasa membawa wadah untuk tempat jajanan. Ketika sedang jajan di warung Bude Mar, dia bertemu Danaka. Teman sekolahnya itu menertawakan dan mengolok-olok. Kata Danaka, membawa wadah itu sudah kuno. Anung malu, lalu berkata pada ibunya jika lain kali tidak mau membawa wadah. Apakah Anung sungguh tidak mau membawa wadah lagi?

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-623-388-957-5
Deskripsi Fisik
ii, 18 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Ami T
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Topeng Satriya
Komentar Bagikan
Aji PrasetyoRudy WiratamaSugeng RaharjoBulqissawa Bias LazuardinaM. Budi Sarjono

Kertas dan koran bekas hanya dianggap sebagai sampah. Dibuang sembaranganmenyebabkan lingkungan kotor. Namun, sesungguhnya sampah tersebut bisamenjadi karya seni yang berharga. Sekarang kertas dan koran bekas tersebutbisa digunakan untuk membuat topeng. Topeng beraneka rupa. Topeng tersebutbisa untuk pajangan, juga bisa diperjualbelikan. Itu yang dilakukan oleh Satriya.Ingin mencoba? Bacalah da…

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-623-388-953-7
Deskripsi Fisik
ii, 25 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Sar T
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Huh Hah
Komentar Bagikan
Noor HadiSiti MulyaniSandita Kusuma ApsariRike Edel Bertha DewiAmien Trisunu

Keluarga Arsen sarapan. Huh-hah, huh-hah! Arsen kepedasan. Arsen memang senang makan memakai sambal. Namun, hari-hari selanjutnya Ibu tidak menyambal. Kata Bapak, harga cabai sedang mahal. Ketika makan Arsen tidak menambah seperti biasanya. Bagaimana cara Arsen supaya bisa terus makan memakai sambal? Yuk, baca buku ini supaya bisa mengerti cerita selanjutnya!

Edisi
Cetakan Pertama
ISBN/ISSN
978-634-00-0371-0
Deskripsi Fisik
ii, 14 halaman: ilustrasi; 30 cm
Judul Seri
-
No. Panggil
C Tri H
Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 26 27 28 29 30 Berikutnya Hal. Akhir
Perpustakaan Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berkedudukan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, berada di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Dalam melaksanakan tugasnya, secara teknis dan administratif Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dibina oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?