Asyik, Bapak menebang pohon pisang. Dimas punya ide membuat aneka macam mainan dari batang pohon pisang. Apa saja ya? Lho, kok bajunya Dimas jadi belang-bernoda. Apa sebabnya? Dimas lantas bagaimana?
Siang hari waktunya bermain. Namun, karena ponsel, suasana yang seharusnya ceria berubah menjadi tangisan. Dapatkah ranting-ranting yang berserakan di tanah itu menjadikan anak-anak kembali senang?
Pak Trima pekerjaannya membuat surjan lurik. Surjan buatannya sudah terkenal sehingga banyak yang datang untuk membeli surjannya. Mengetahui bahwa surjan Pak Trima laris, Pak Cakra tidak rela. Dia ingin mengalahkan surjan Pak Trima. Kemudian ia mempunyai ide membuat surjan emas. Ketika ada pameran busana adat, Pak Cakra dan Pak Trima juga memamerkan surjan masing-masing. Kira-kira surjan siapa …
Tio sedang bermain balok. Adiknya datang dan ingin ikut bermain. Akan tetapi, adiknya sedang pilek. Ingusnya meler. Tangannya juga kena ingus. Bagaimana ini? Tio sangat jijik dengan ingus. Apa Tio akan mengizinkan adiknya bermain bersama?
Siapakah yang tiap pagi makan nasi? Dari manakah asalnya nasi itu? Dalam cerita ini, teman-teman diajak dolan bersama Menthik. Teman-teman akan diberi tahu tempat tinggal Menthik yang indah. Teman-teman juga diberitahu apa saja yang dilakukan Menthik setiap hari.
Nares sangat gembira. Memancingnya berhasil, kalinya bersih. Nares mengerti perlunya menjaga kebersihan kali.
Kepel adalah tanaman langka di Yogyakarta. Rayyan dan Nara heran melihat buah kepel. Mereka membantu Kakung dan Uti memetik kepel. Apakah Rayyan dan Nara mau mencicipi kepel? Apakah nasihat dari cerita ini?
Sesudah mencuci, Ulul, Raffi, dan Angga menjemur sarung yang berjumlah sepuluh. Tiga anak itu mengurutkan sarung di jemuran mulai dari yang paling kecil sampai paling besar. Tali jemurannya melorot. Kata Ulul, tidak apa-apa. Sore hari, langitnya mendung. Ulul segera berlari, hendak mengangkat sarung dari jemuran. Lo, kok sarungnya hanya ada enam?
Gunung ingin piknik ke Potorono, Bantul. Ia ingin naik dinosaurus seperti di Youtube. Gunung menelepon Bulan yang rumahnya di Bantul. Bulan berkata bahwa Potorono dekat dengan rumahnya. Gunung jadi piknik ke Bantul.
Sekarang pukul berapa? Bayu berulang kali melihat jam. Bayu juga berulang kali bertanya kepada Bapak, kapan akan berangkat. Kelihatannya Bayu sudah tidak sabar. Bayu dan Bapak mau berangkat ke mana, ya? Ayo belajar jam dengan mengikuti perjalanan Bayu dan Bapak.